←

Sunan Abu Daud - 1147

No versi Baitul Afkar Ad Dauliah ada di app
Derajat
Lihat di app
Kitab
Shalat
Bab
Shalat malam

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَقَّاصٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُوتِرُ بِتِسْعِ رَكَعَاتٍ ثُمَّ أَوْتَرَ بِسَبْعِ رَكَعَاتٍ وَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ بَعْدَ الْوِتْرِ يَقْرَأُ فِيهِمَا فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ قَامَ فَرَكَعَ ثُمَّ سَجَدَ قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَى الْحَدِيثَيْنِ خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْوَاسِطِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو مِثْلَهُ قَالَ فِيهِ قَالَ عَلْقَمَةُ بْنُ وَقَّاصٍ يَا أُمَّتَاهُ كَيْفَ كَانَ يُصَلِّي الرَّكْعَتَيْنِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ عَنْ خَالِدٍ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ قَالَ قَدِمْتُ الْمَدِينَةَ فَدَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ فَقُلْتُ أَخْبِرِينِي عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ صَلَاةَ الْعِشَاءِ ثُمَّ يَأْوِي إِلَى فِرَاشِهِ فَيَنَامُ فَإِذَا كَانَ جَوْفُ اللَّيْلِ قَامَ إِلَى حَاجَتِهِ وَإِلَى طَهُورِهِ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَصَلَّى ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ يُخَيَّلُ إِلَيَّ أَنَّهُ يُسَوِّي بَيْنَهُنَّ فِي الْقِرَاءَةِ وَالرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ ثُمَّ يُوتِرُ بِرَكْعَةٍ ثُمَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ ثُمَّ يَضَعُ جَنْبَهُ فَرُبَّمَا جَاءَ بِلَالٌ فَآذَنَهُ بِالصَّلَاةِ ثُمَّ يُغْفِي وَرُبَّمَا شَكَكْتُ أَغْفَى أَوْ لَا حَتَّى يُؤْذِنَهُ بِالصَّلَاةِ فَكَانَتْ تِلْكَ صَلَاتُهُ حَتَّى أَسَنَّ لَحُمَ فَذَكَرَتْ مِنْ لَحْمِهِ مَا شَاءَ اللَّهُ وَسَاقَ الْحَدِيثَ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Hammad yaitu Ibnu Salamah] dari [Muhammad bin 'Amru] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Alqomah bin Waqqosh] dari [Aisyah radliallahu 'anha] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa mengerjakan shalat witir sembilan raka'at, kemudian beliau juga mengerjakan witir tujuh raka'at dan dua raka'at setelah witir yang beliau lakukan sambil duduk, dalam kedua raka'at tersebut beliau membaca (Al Fatihah dan Surat), apabila beliau hendak ruku', maka beliau berdiri kemudian ruku' dan sujud." Abu Daud berkata; "kedua hadits di atas juga di riwayatkan pula oleh [Khalid bin Abdullah Al Wasithi] dari [Muhammad bin 'Amru] seperti hadits di atas, dalam hadits tersebut Alqamah bin Waqash berkata; "Wahai ibu, bagaimana beliau bisa mengerjakan shalat dua raka'at?" kemudian dia menyebutkan maksud hadits tersebut." Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Baqiyah] dari [Khalid]. Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Abdul A'la] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Al Hasan] dari [Sa'd bin Hisyam] dia berkata; "Aku tiba di Madinah, lalu aku menemui [Aisyah] dan berkata; "Tolong sampaikanlah kepadaku tentang shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam!." Dia menjawab; "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa mengerjakan shalat Isya' bersama orang-orang (berjama'ah), kemudian beliau pergi ke tempat tidurnya dan tidur, apabila sudah tengah malam, beliau bangun, lalu buang hajat, bersuci dan berwudlu', setelah itu beliau masuk ke masjid dan shalat delapan raka'at, terlintas dalam pikiranku, bahwa beliau menyamakan (lamanya) dalam bacaan, ruku' dan sujudnya. Kemudian beliau witir satu raka'at. Selepas witir, beliau mengerjakan dua raka'at sambil duduk, setelah itu beliau berbaring di atas rusuknya. Ketika Bilal datang untuk mengumandangkan adzan shalat, beliau tercengang -mungkin aku ragu, apakah beliau memang tercengang ataukah tidak- sampai Bilal mengumandangkan adzan untuk shalat. Demikianlah shalat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hingga memasuki usia tua dan gemuk." Aisyah menyebutkan kegemukan beliau itu merupakan kehendak dari Allah…" lalu perawi melanjutkan hadits tersebut. (HR. Abu Daud: 1147)

Versi web memakai data lama. Data lengkap beserta terjemah terbaru ada di aplikasi. Unduh Hadits Online ini.

Hadits terkait

Semua bab Abu Daud
Kitab puasa · Keutamaan shalat malam ramadhan (Tarawih)
"Kemudian beliau melakukan shalat malam bersama kami sampai berlalu sepertiga malam." Abu Dzar melanjutkan; "Tatkala malam keenam (yaitu malam ke dua puluh empat dari awal Ramadhan), beliau tidak melakukan shalat malam bersama kami, dan tatkala malam kelima (…
HR Darimi 1712
Musnad sahabat Anshar · Hadits Abu Dzar Al Ghifari radhiallahuta'ala 'anhu
"Pada sepuluh hari yang terakhir (bulan Ramadan) Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam beri'tikaf di masjid, maka ketika beliau melaksanakan shalat asar di hari ke dua puluh dua, beliau bersabda: 'Kami akan laksanakan shalat malam insya Allah, siapa saja dar…
HR Ahmad 20533
Qiyamul lail dan shalat sunnah siang hari · Shalat malam
"Maukah kamu aku beri tahu penghuni bumi yang paling mengetahui tentang shalat witir Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam?" Dia menjawab; "Ya, mau." lbnu Abbas berkata; "Dia adalah [Aisyah]. Datangi dan tanyakanlah hal itu kepadanya, dan kembalilah kepadak…
HR Nasa'i 1583
Musnad sahabat Anshar · Hadits Abu Dzar Al Ghifari radhiallahuta'ala 'anhu
"Kami melaksanakan puasa Ramadan bersama Rasulullah, dan selama satu bulan beliau tidak shalat malam bersama kami kecuali ketika masuk malam ke dua puluh empat beliau melaksanakan shalat malam bersama kami hingga hampir berlalu sepertiga malam. Pada malam ber…
HR Ahmad 20450
Shalat · Shalatnya orang yang tidak menegakkan tulang sulbinya saat rukuk dan sujud
"Kembali dan shalatlah, karena kamu belum mengerjakan shalat." laki-laki itu kembali mengerjakan shalat sebagaimana ia shalat, kemudian dia datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan memberi salam kepada beliau, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa…
HR Abu Daud 730
Ensiklopedi HaditsDapatkan data terbaru terjemah, derajat, sanad di app