وَنَهَى عَنْ الصَّلَاةِ فِي سَاعَتَيْنِ بَعْدَ الْغَدَاةِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ وَبَعْدَ الْعَصْرِ حَتَّى تَغِيبَ
Masih melalui jalur periwayatn yang sama seperi hadits sebelumnya dari [Abu Sa'id] "Dan beliau melarang shalat pada dua waktu; setelah subuh hingga matahari terbit dan setelah ashar hingga matahari terbit." (HR. Ahmad: 10865)