حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنِي الضَّحَّاكُ بْنُ شُرَحْبِيلَ عَنْ أَعْيَنَ الْبَصْرِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِأَهْلِهِ وَمَنْ تَرَكَ دَيْنًا فَعَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَعَلَى رَسُولِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Zaid] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] yaitu Ibnu Abu Ayyub berkata, telah menceritakan kepadaku [Adh-Dhahak bin Syurahbil] dari [A'yan al-Bashri] dari [Anas bin Malik] berkata, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang meninggalkan harta maka menjadi hak keluarganya, barangsiapa yang meninggalkan hutang, maka menjadi tanggungan Allah dan Rasul-Nya Shallallahu'alaihi wasallam (yakni menjadi tanggungan baitul mal) ". (HR. Ahmad: 12774)