حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ الرُّطَبِ وَالْبُسْرِ وَالتَّمْرِ وَالزَّبِيبِ
Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ibnu Juraij] telah menghabarkan kepadaku ['Atho'] dari [Jabir bin Abdullah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau melarang oplosan rutab (kurma basah) dan busr (kurma yang masih mentah), dan oplosan kurma dan zabib (perasan kurma) (karena dikhawatirkan memabukkan). (HR. Ahmad: 13683)