حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ إِنَّا كُنَّا نَبِيعُ سَرَارِيَّنَا وَأُمَّهَاتِ أَوْلَادِنَا وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِينَا حَيٌّ لَا يَرَى بِذَلِكَ بَأْسًا
Telah bercerita kepada kami [Abdurrazaq] telah menghabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] telah menghabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] dari [Jabir] sesungguhnya (Abu Az Zubair Radliyallahu'anhu) telah mendengarnya berkata; Sesungguhnya kami menjual budak wanita kami serta ibu-ibu budak dari anak-anak kami ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam masih hidup dan (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam) tidak melihat ada masalah dalam hal itu. (HR. Ahmad: 13924)