حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ جَرِيرٍ قَالَ قُلْتُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اشْتَرِطْ عَلَيَّ قَالَ تَعْبُدُ اللَّهَ لَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُصَلِّي الصَّلَاةَ الْمَكْتُوبَةَ وَتُؤَدِّي الزَّكَاةَ الْمَفْرُوضَةَ وَتَنْصَحُ لِلْمُسْلِمِ وَتَبْرَأُ مِنْ الْكَافِرِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Abdurrahman Mu`ammal] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] Telah menceritakan kepada kami [Ashim] dari [Abu Wa`il] dari [Jarir] ia berkata; Saya berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, "Tetapkanlah syarat (suatu ketentuan) atasku." Maka beliau bersabda: "Hendaklah kamu beribadah kepada Allah dengan tidak mennyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Kemudian dirikanlah shalat, keluarkanlah zakat (hartamu) yang telah diwajibkan, dan berbakti kepada setiap muslim serta berlepas dirilah dari orang kafir." (HR. Ahmad: 18422)