حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ حُسَيْنٍ الْمُعَلِّمِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَلَاةِ الرَّجُلِ قَاعِدًا فَقَالَ مَنْ صَلَّى قَائِمًا فَهُوَ أَفْضَلُ وَصَلَاةُ الرَّجُلِ قَاعِدًا عَلَى النِّصْفِ مِنْ صَلَاتِهِ قَائِمًا وَصَلَاتُهُ نَائِمًا عَلَى النِّصْفِ مِنْ صَلَاتِهِ قَاعِدًا
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Husain Al Mu'allim], telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Buraidah] dari ['Imran bin Hushain] bahwa ia bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengenai shalatnya seseorang dengan duduk. beliau bersabda: "Barangsiapa shalat dengan duduk, maka ia mendapatkan pahala setengah dari shalat dengan berdiri dan shalat seseorang dengan tiduran mendapatkan setengah pahala dari shalatnya dengan duduk." (HR. Ahmad: 19053)