حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّهُ لَقِيَ رَجُلًا بِمَكَّةَ فَحَدَّثَهُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا نَذْرَ فِي غَضَبٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍ
Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] dari [Muhammad bin Zubair], telah menceritakan kepadaku [Ayahku] bahwa ia pernah bertemu [seorang laki-laki] di Makkah dan menceritakan dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Tidak ada nadzar dalam keadaan marah dan kafaratnya adalah kafarat sumpah." (HR. Ahmad: 19108)