حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي رَزِينٍ أَنَّ عُمَرَ سَأَلَ ابْنَ عَبَّاسٍ عَنْ هَذِهِ الْآيَةِ { إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ } قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ نُعِيَتْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفْسُهُ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari ['Ashim] dari [Abu Razin] bahwa Umar bertanya kepada [Ibnu Abbas] tentang ayat ini: (Apabila telah datang pertologan Allah dan kemenangan.) ia berkata; Ketika turun ayat ini, ini adalah berita kematian kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam untuk dirinya sendiri. (HR. Ahmad: 3182)