حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِاللَّيْلِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً ثُمَّ يُصَلِّي إِذَا سَمِعَ النِّدَاءَ بِالصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ
Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Yusuf] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Hisyam bin 'Urwah] dari [bapaknya] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat malam tiga belas raka'at kemudian bila sudah mendengar seruan adzan Shubuh Beliau mengerjakan dua raka'at shalat sunnat yang ringan". (HR. Bukhari: 1094)
Narrated ʿAisha: Allah's Messenger (ﷺ) used to offer thirteen rakaʿat in the night prayer and on hearing the Adhan for the morning prayer, he used to offer two light rakaʿat. (Bukhari: 1094)