حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لَمَّا قَسَمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِسْمَةَ حُنَيْنٍ قَالَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ مَا أَرَادَ بِهَا وَجْهَ اللَّهِ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ فَتَغَيَّرَ وَجْهُهُ ثُمَّ قَالَ رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَى مُوسَى لَقَدْ أُوذِيَ بِأَكْثَرَ مِنْ هَذَا فَصَبَرَ
Telah menceritakan kepada kami [Qabishah] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Abu Wail] dari [Abdullah] katanya, ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membagi-bagi rampasan Hunain, ada seorang anshar mengomentari kebijakan Nabi; "Ini adalah pembagian yang tidak diniati mencari wajah Allah." Maka kudatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan kusampaikan kepada beliau, "Kritikan" ini. Serta merta wajah beliau berubah kemudian beliau bersabda: "Kiranya rahmat Allah selalu tercurah kepada Musa yang ia disakiti lebih banyak daripada ini, namun ia lantas bersabar." (HR. Bukhari: 3990)
Narrated ʿAbdullah: When the Prophet (ﷺ) distribute the war booty of Hunain, a man from the Ansar said, "He (i.e. The Prophet (ﷺ)), did not intend to please Allah in this distribution." So I came to the Prophet (ﷺ) and informed him of that (statement) whereupon the color of his face changed and he said, "May Allah bestow His Mercy on Moses, for he was troubled with more than this, but he remained patient." (Bukhari: 3990)