حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ وَابْنِ عَبَّاسِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَبِثَ بِمَكَّةَ عَشْرَ سِنِينَ يُنْزَلُ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ وَبِالْمَدِينَةِ عَشْرًا
Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Yahya] dari [Abu Salamah] dari ['Aisyah] dan [Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhu] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam "Rasulullah menetap di Makkah selama sepuluh tahun, ketika itu Al Qur'an sudah turun kepadanya. Dan di Madinah selama sepuluh tahun juga. (HR. Bukhari: 4105)
Narrated ʿAisha and Ibn ʿAbbas: The Prophet (ﷺ) stayed for ten years in Mecca with the Qurʾan being revealed to him and he stayed in Medina for ten years.' (Bukhari: 4105)