حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَشْهَبِ حَدَّثَنَا أَبُو الْجَوْزَاءِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا فِي قَوْلِهِ { اللَّاتَ وَالْعُزَّى } كَانَ اللَّاتُ رَجُلًا يَلُتُّ سَوِيقَ الْحَاجِّ
Telah menceritakan kepada kami [Muslim bin Ibrahim] Telah menceritakan kepada kami [Abul Asyhab] Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Jauza] dari [Ibnu Abbas radliallahu 'anhuma] mengenai firman Allah: al Laata dan al Uzza, (An Najm: 19). 'Al Laata adalah seorang laki-laki yang biasa mengaduk sawik untuk makanan orang-orang yang haji.' (HR. Bukhari: 4481)
Narrated Ibn ʿAbbas: (regarding His Statement about the Lat and the Uzza: Lat was originally a man who used to mix Sawiq for the pilgrim. (Bukhari: 4481)