حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمْزَةَ حَدَّثَنَا حَاتِمٌ هُوَ ابْنُ إِسْمَاعِيلَ عَنْ الْجُعَيْدِ قَالَ سَمِعْتُ السَّائِبَ يَقُولُ ذَهَبَتْ بِي خَالَتِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ ابْنَ أُخْتِي وَجِعٌ فَمَسَحَ رَأْسِي وَدَعَا لِي بِالْبَرَكَةِ ثُمَّ تَوَضَّأَ فَشَرِبْتُ مِنْ وَضُوئِهِ وَقُمْتُ خَلْفَ ظَهْرِهِ فَنَظَرْتُ إِلَى خَاتَمِ النُّبُوَّةِ بَيْنَ كَتِفَيْهِ مِثْلَ زِرِّ الْحَجَلَةِ
Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Hamzah] telah menceritakan kepada kami [Hatim yaitu Ibnu Isma'il] dari [Al Ju'aid] dia berkata; aku mendengar [As Sa`ib] berkata; aku bersama bibiku pernah datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu dia berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya anak saudaraku ini sedang menderita sakit." Lalu beliau memegang kepalaku dan mendo'akan keberkahan kepadaku, kemudian beliau berwudlu dan aku pun minum dari sisa air wudlu' tersebut, setelah itu aku berdiri di belakang beliau hingga aku sempat melihat setempel kenabiannya berada di antara kedua pundak beliau seperti biji kancing." (HR. Bukhari: 5238)
Narrated As-Sa'ib: My aunt took me to Allah's Messenger (ﷺ) and said, "O Allah's Messenger (ﷺ)! My nephew is- ill." The Prophet (ﷺ) touched my head with his hand and invoked Allah to bless me. He then performed ablution and I drank of the remaining water of his ablution and then stood behind his back and saw "Khatam An-Nubuwwa" (The Seal of Prophethood) between his shoulders like a button of a tent. (Bukhari: 5238)