حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ أَبِي أُسَامَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ أَوَّلُ مَوْلُودٍ وُلِدَ فِي الْإِسْلَامِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الزُّبَيْرِ أَتَوْا بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَمْرَةً فَلَاكَهَا ثُمَّ أَدْخَلَهَا فِي فِيهِ فَأَوَّلُ مَا دَخَلَ بَطْنَهُ رِيقُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] dari [Abu Usamah] dari [Hisyam bin 'Urwah] dari [bapaknya] dari ['Aisyah] radliallahu 'anha berkata; "Bayi yang pertama kali lahir dalam Islam adalah 'Abdullah bin Az Zubair dimana mereka membawanya ke hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengambil sebutir kurma kemudian memasukkannya ke dalam mulutnya. Dan yang pertama kali masuk ke dalam perutnya adalah air ludah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam". (HR. Bukhari: 3620)
Narrated ʿAisha: The first child who was born in the Islamic Land (i.e. Medina) amongst the Emigrants, was ʿAbdullah bin Az-Zubair. They brought him to the Prophet. The Prophet (ﷺ) took a date, and after chewing it, put its juice in his mouth. So the first thing that went into the child's stomach, was the saliva of the Prophet (ﷺ) (Bukhari: 3620)