حَدَّثَنَا فَرْوَةُ بْنُ أَبِي الْمَغْرَاءِ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا كَانَتْ تَأْمُرُ بِالتَّلْبِينَةِ وَتَقُولُ هُوَ الْبَغِيضُ النَّافِعُ
Telah menceritakan kepada kami [Farwah bin Abu Al Maghra`] telah menceritakan kepada kami [Ali bin Mushir] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Ayahnya] dari ['Aisyah] bahwa dia juga memeritahkan supaya menkonsumsi talbinah (adonan yang terbuat dari gandum dan buah kurma), katanya; "Talbinah adalah obat yang tidak di sukai namun sangat bermanfa'at." (HR. Bukhari: 5258)
Narrated Hisham's father: ʿAisha used to recommend At-Talbina and used to say, "It is disliked (by the patient) although it is beneficial.'' (Bukhari: 5258)