حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُمْسِكَنَّ أَحَدُكُمْ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَهُوَ يَبُولُ وَلَا يَتَمَسَّحْ مِنْ الْخَلَاءِ بِيَمِينِهِ وَلَا يَتَنَفَّسْ فِي الْإِنَاءِ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] telah mengabarkan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] dari [Hammam] dari [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abdullah bin Abu Qatadah] dari [bapaknya] dia berkata, ‘Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah salah seorang dari kalian memegang kemaluannya dengan tangan kanan saat kencing. Janganlah beristinja' dengan tangan kanan, dan jangan bernafas di dalam bejana." (HR. Muslim: 392)
Abu Qatada reported it from his father: The Messenger of Allah (may peace be upon him) said: None of you should hold penis with his right hand while urinating, or wipe himself with his right hand in privy and should not breathe into the vessel (from which he drinks). (Muslim: 392)