حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَدْعُو بِهَذَا الدُّعَاءِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي جِدِّي وَهَزْلِي وَخَطَئِي وَعَمْدِي وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ و حَدَّثَنَاه مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ الصَّبَّاحِ الْمِسْمَعِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ فِي هَذَا الْإِسْنَادِ
Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Mu'adz Al 'Anbari] telah menceritakan kepada kami [bapakku] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Burdah bin Abu Musa Al Asy'ari] dari [bapaknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwasanya beliau pemah berdoa sebagai berikut: "ALOOHUMMAGHFIRLII KHOTHII'ATII, WAJAHLIII WA ISROOFII FII AMRII, WAMAA ANTA A'LAMU BIHI MINNII, ALLOOHUMMAGHFIRLII JIDDII, WAHAZLII, WAKHOTH"II, WA'AMDII, WAKULLUN DZAALIKA 'INDII, ALLOOHUMMAGHFIRLII MAA QODDAMTU WAMAA AKHKHORTU, WAMAA ASRORTU WAMAA A'LANTU, WAMAA ANTA A'LAMU BIHI MINNII, ANTAL MUQODDIM ANTAL MU"AKHKHIR, WA ANTA 'ALAA KULLI SYAI'IN QODIIRUN. Ya Allah, ampunilah kesalahan, kebodohan, dan perbuatanku yang terlalu berlebihan dalam urusanku, serta ampunilah kesalahanku yang Engkau lebih mengetahui daripadaku. Ya Allah, ampunilah aku dalam kesungguhanku, kemalasanku, dan ketidaksengajaanku serta kesengajaanku yang semua itu ada pada diriku. Ya Allah, ampunilah aku atas dosa yang telah berlalu, dosa yang mendatang, dosa yang aku samarkan, dosa yang aku perbuat dengan terang-terangan dan dosa yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku, Engkaulah yang mengajukan dan Engkaulah yang menangguhkan, serta Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." Dan telah menceritakannya kepada kami [Muhammad bin Basysyar] telah menceritakan kepada kami ['Abdul Malik bin Ash Shabbah Al Misma'i] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dalam sanad ini. (HR. Muslim: 4896)
Abu Musa Ash'ari reported on the authority of his father that Allahs Apostle (may peace be upon him) used to supplicate in these words:" O Allah, forgive me my faults, my ignorance, my immoderation in my concerns. And Thou art better aware (of my affairs) than myself. O Allah, grant me forgiveness (of the faults which I committed) seriously or otherwise (and which I committed inadvertently and de- liberately. All these (failings) are in me. O Allah, grant me forgiveness from the fault which I did in haste or deferred, which I committed in privacy or in public and Thou art better aware of (them) than myself. Thou art the First and the Last and over all things Thou art Omnipotent." This hadith has been narrated on the authority of Shu'ba with the same chain of transmitters. (Muslim: 4896)