حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ مُعَاذَةَ ح و حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ يَزِيدَ الرِّشْكِ عَنْ مُعَاذَةَ أَنَّ امْرَأَةً سَأَلَتْ عَائِشَةَ فَقَالَتْ أَتَقْضِي إِحْدَانَا الصَّلَاةَ أَيَّامَ مَحِيضِهَا فَقَالَتْ عَائِشَةُ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ قَدْ كَانَتْ إِحْدَانَا تَحِيضُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ لَا تُؤْمَرُ بِقَضَاءٍ
Telah menceritakan kepada kami [Abu ar-Rabi' az-Zahrani] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Mu'adzah] --lewat jalur periwayatan lain--, dan telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Yazid ar-Rasyk] dari [Mu'adzah] bahwa seorang perempuan bertanya kepada [Aisyah] seraya berkata; ‘Apakah salah seorang di antara kami harus mengqadha' shalat selama haid?’ Aisyah menjawab; ‘Apakah kamu dari golongan Haruriyyah? Di masa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, salah seorang di antara kami tidak diperintahkan mengqadha shalat ketika haid.’ (HR. Muslim: 506)
Mu'adha reported: A woman asked 'A'isha: Should one amongst us complete prayers abandoned during the period of menses? 'A'isha said: Are you a Haruriya? When any one of us during the time of the Messenger of Allah (may peace be upon him) was in her menses (and abandoned prayer) she was not required to complete them. (Muslim: 506)