Hadits tentang Menjamak antara dua shalat saat safar
Bab "Menjamak antara dua shalat saat safar" dalam Kitab Mendirikan shalat dan sunnah yang ada di dalamnya, Sunan Ibnu Majah. 2 hadits.
حَدَّثَنَا مُحْرِزُ بْنُ سَلَمَةَ الْعَدَنِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِسْمَعِيلَ عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ عَنْ مُجَاهِدٍ وَسَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ وَعَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاح…
mereka mengabarkan, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjamak shalat maghrib dan isya, bukan karena sakit, atau diburu musuh atau karena takut sesuatu. "
HR Ibnu Majah 1059
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَعَ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْ…
"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjamak antara zhuhur dan asar, maghrib dan isya dalam perjalanan perang Tabuk. "
HR Ibnu Majah 1060