←

Shahih Muslim - 158

No versi Syarh Shahih Muslim ada di app
Derajat
Lihat di app
Kitab
Iman
Bab
Haramnya bunuh diri, dan bahwa barangsiapa membunuh dirinya dengan sesuatu

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيدَةٍ فَحَدِيدَتُهُ فِي يَدِهِ يَتَوَجَّأُ بِهَا فِي بَطْنِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا وَمَنْ شَرِبَ سَمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَحَسَّاهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا وَمَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَرَدَّى فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ ح و حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَمْرٍو الْأَشْعَثِيُّ حَدَّثَنَا عَبْثَرٌ ح و حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ الْحَارِثِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ كُلُّهُمْ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ وَفِي رِوَايَةِ شُعْبَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ ذَكْوَانَ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Abu Sa'id al-Asyajj] keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [al-A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa membunuh dirinya dengan sepotong besi, maka dengan besi yang tergenggam di tangannya itulah dia akan menikam perutnya dalam Neraka Jahanam secara terus-terusan dan dia akan dikekalkan di dalam Neraka. Barangsiapa membunuh dirinya dengan meminum racun maka dia akan merasai racun itu dalam Neraka Jahanam secara terus-terusan dan dia akan dikekalkan di dalam Neraka tersebut untuk selama-lamanya. Begitu juga, barangsiapa membunuh dirinya dengan terjun dari puncak gunung, maka dia akan terjun ke dalam Neraka Jahanam secara terus-terusan untuk membunuh dirinya dan dia akan dikekalkan dalam Neraka tersebut untuk selama-lamanya." Dan telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Jarir]. (dalam riwayat lain disebutkan) Dan telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Amru al-Asy'atsi] telah menceritakan kepada kami [Abtsar]. (dalam riwayat lain disebutkan) Dan telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Habib al-Haritsi] telah menceritakan kepada kami [Khalid] -yaitu Ibnu al-Harits- telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] semuanya dengan sanad ini semisalnya. Dan dalam riwayat [Syu'bah] dari [Sulaiman] dia berkata, saya mendengar [Dzakwan]. (HR. Muslim: 158)

Versi web memakai data lama. Data lengkap beserta terjemah terbaru ada di aplikasi. Unduh Hadits Online ini.

Hadits terkait

Semua bab Muslim
Peperangan · Hadits Ka'b bin Malik
" Akhirnya saya pun berdiri dan beranjak dari sisi beliau. Tak lama kemudian, ada beberapa orang dari Bani Salimah beramai-ramai mengikuti saya seraya berkata; 'Hai Ka'ab, demi Allah, sebelumnya kami tidak mengetahui bahwasanya kamu telah berbuat suatu kesala…
HR Bukhari 4066
Taubat · Hadits tentang taubatnya Ka'b bin Malik
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berangkat ke perang Tabuk untuk menghadapi orang-orang Romawi dan orang-orang Arab yang beragama Nasrani di Syam." Ibnu Syihab berkata; 'Saya telah diceritakan oleh [Abdul Rahman bin Abdullah bin Ka'ab bin Malik…
HR Muslim 4973
Dari musnad bani Hasyim · Awal Musnad Abdullah bin Al 'Abbas
"Sesampainya surat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ke tangannya, segera membacanya dan mengatakan; "Carilah seseorang dari kaumnya yang bisa aku tanyai tentang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." [Ibnu Abbas] berkata; [Abu Sufyan bin Harb] membe…
HR Ahmad 2252
Jihad dan penjelajahan · Dakwah Nabi ﷺ kepada manusia untuk Islam
"Bawalah ke hadapanku seseorang yang berasal dari kaumnya agar aku dapat bertanya kepada mereka tentang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam". [Ibnu 'Abbas] radliallahu 'anhu berkata; [Abu Sufyan bin Harb] bercerita kepadaku bahwa saat itu dia sedang berad…
HR Bukhari 2723
Musnad dari beberapa kabilah · Hadits Ka'b bin Malik radhiallahu 'anhu
"Aku tidak pernah tertinggal untuk selaluserta dalam peperangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hingga dalam Perang Tabuk. Kecuali Perang Badar, dan beliau tidak mencela seorangpun yang meninggalkannya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam…
HR Ahmad 25922
Ensiklopedi HaditsDapatkan data terbaru terjemah, derajat, sanad di app