و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ أَبِي عُمَيْسٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ يَوْمًا تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَتَتَّخِذُهُ عِيدًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُومُوهُ أَنْتُمْ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Ibnu Numair] keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Abu Umais] dari [Qais bin Muslim] dari [Thariq bin Syihab] dari [Abu Musa] radliallahu 'anhu, ia berkata; Hari 'Asyura adalah hari yang sangat diangungkan oleh kaum Yahudi bahkan mereka menjadikannya sebagai hari raya. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berpuasalah kalian pada hari itu." (HR. Muslim: 1912)
Abu Musa (Allah be pleased with him) reported: The day of 'Ashura was one which the Jews respected and they treated it as Id. The Messenger of Allah (may peace be upon him) said: You also observe fast on this day. (Muslim: 1912)