و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَسُرَيْجُ بْنُ يُونُسَ وَاللَّفْظُ لِأَبِي بَكْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ عَنْ مَنْصُورِ بْنِ حَيَّانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ أَشْهَدُ عَلَى ابْنِ عُمَرَ وَابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُمَا شَهِدَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْحَنْتَمِ وَالْمُزَفَّتِ وَالنَّقِيرِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] dan [Suraij bin Yunus] dan ini adalah lafadz Abu Bakar, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Marwan bin Mu'awiyah] dari [Manshur bin Hayyan] dari [Sa'id bin Jubair] dia berkata, "Saya bersaksi atas [Ibnu Umar] dan [Ibnu Abbas], bahwa keduanya pernah menyaksikan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang menggunakan Ad Duba`, Al Hantam, Al Muzaffat dan An Naqir." (HR. Muslim: 3705)
Sa'id b. Jubair reported: I bear testimony to the fact that Ibn 'Umar and Ibn 'Abbas testified to the fact that Allah's Messenger (may peace be upon him) forbade (the preparation) of Nabidh in gourd in vessel besmeared with pitch and hollow stump. (Muslim: 3705)