حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ فَأَخْرَجَتْ إِلَيْنَا إِزَارًا غَلِيظًا مِمَّا يُصْنَعُ بِالْيَمَنِ وَكِسَاءً مِنْ الَّتِي يُسَمُّونَهَا الْمُلَبَّدَةَ قَالَ فَأَقْسَمَتْ بِاللَّهِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُبِضَ فِي هَذَيْنِ الثَّوْبَيْنِ
Telah menceritakan kepada kami [Syaiban bin Farrukh]; Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Al Mughirah]; Telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Abu Burdah] ia berkata; "Aku pernah menemui [Aisyah] di rumahnya. Setelah itu dia mengeluarkan kain kasar buatan Yaman dan baju dari bahan yang kasar pula. Kemudian Aisyah bersumpah atas nama Allah bahwasannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam meninggal dunia dengan mengenakan dua potong pakaian ini." (HR. Muslim: 3879)
Abu Burda reported: I visited A'isha and she brought out for us the coarse lower garfnent (of Allah's Messenger) made in Yemen and clothes made out of Mulabbada cloth, and she swore in the name of Allah that Allah's Messenger (may peace be upon him) died in these two clothes. (Muslim: 3879)