←

Shahih Muslim - 4985

No versi Syarh Shahih Muslim ada di app
Derajat
Lihat di app
Kitab
Sifat munafik dan hukumnya
Bab
Bab

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ جُمَيْعٍ حَدَّثَنَا أَبُو الطُّفَيْلِ قَالَ كَانَ بَيْنَ رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الْعَقَبَةِ وَبَيْنَ حُذَيْفَةَ بَعْضُ مَا يَكُونُ بَيْنَ النَّاسِ فَقَالَ أَنْشُدُكَ بِاللَّهِ كَمْ كَانَ أَصْحَابُ الْعَقَبَةِ قَالَ فَقَالَ لَهُ الْقَوْمُ أَخْبِرْهُ إِذْ سَأَلَكَ قَالَ كُنَّا نُخْبَرُ أَنَّهُمْ أَرْبَعَةَ عَشَرَ فَإِنْ كُنْتَ مِنْهُمْ فَقَدْ كَانَ الْقَوْمُ خَمْسَةَ عَشَرَ وَأَشْهَدُ بِاللَّهِ أَنَّ اثْنَيْ عَشَرَ مِنْهُمْ حَرْبٌ لِلَّهِ وَلِرَسُولِهِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الْأَشْهَادُ وَعَذَرَ ثَلَاثَةً قَالُوا مَا سَمِعْنَا مُنَادِيَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا عَلِمْنَا بِمَا أَرَادَ الْقَوْمُ وَقَدْ كَانَ فِي حَرَّةٍ فَمَشَى فَقَالَ إِنَّ الْمَاءَ قَلِيلٌ فَلَا يَسْبِقْنِي إِلَيْهِ أَحَدٌ فَوَجَدَ قَوْمًا قَدْ سَبَقُوهُ فَلَعَنَهُمْ يَوْمَئِذٍ

Telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Jumai'] telah menceritakan kepada kami [Abu Ath Thufail] dia berkata; "Pernah ada persoalan antara seorang peserta dalam peristiwa Aqabah dengan Hudzaifah yang diketahui oleh orang banyak. Lalu Hudzaifah bertanya; 'Saya bersumpah kepadamu dengan nama Allah, berapa jumlah orang dalam Peristiwa Aqabah? ' Abu Thufail berkata; Orang-orang pun berkata kepadanya; 'Beritahukan kepada [Hudzaifah] apabila ia bertanya kepadamu. Dia menjawab; kami diberi tahu bahwasanya mereka itu berjumlah empat belas orang. Dan apabila kamu termasuk di antara mereka, maka jumlahnya menjadi lima belas orang. Saya bersaksi kepada Allah bahwasanya dua belas orang dari mereka adalah musuh Allah dan Rasul-Nya baik di dunia dan di akhirat.' Dan yang tiga orang lagi, mereka meminta udzur (maaf) seraya berkata 'Kami tidak mendengar seruan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan kami juga tidak tahu apa maksud orang-orang munafik itu.' Pada cuaca yang sangat panas, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berjalan dan bersabda: 'Perbekalan tinggal sedikit. Oleh karena itu, janganlah ada seorang pun yang menyentuh air itu sebelum aku sentuh! ' Namun Rasulullah mendapati beberapa orang munafik telah mendahului beliau. Akhirnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam langsung mengutuk mereka pada saat itu juga. (HR. Muslim: 4985)

Versi web memakai data lama. Data lengkap beserta terjemah terbaru ada di aplikasi. Unduh Hadits Online ini.

Hadits terkait

Semua bab Muslim
Musnad sahabat yang banyak meriwayatkan hadits · Musnad Abdullah bin Mas'ud radhiallahuta'ala 'anhu
Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla mengutus NabiNya shallallahu 'alaihi wasallam untuk memasukkan seseorang ke dalam surga. Lalu beliau masuk ke gereja dan di dalamnya mendapati umat Yahudi dan seorang lelaki Yahudi sedang membacakan Taurat kepada mereka hingga…
HR Ahmad 3755
Zakat · Keutamaan sedekah
"Sesungguhnya Allah Ta'ala menerima sedekah dengan tangan kanan-Nya lalu mengembangkannya untuk kalian sebagaimana kalian membesarkan anak kuda kalian, sampai-sampai sesuap makanan akan menjadi sebesar gunung Uhud, mengenai hal ini Allah Ta'ala berfirman: "Ti…
HR Tirmidzi 598
Iman · Penjelasan tentang sifat Munafik
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada empat perkara, barangsiapa yang empat perkara tersebut ada pada dirinya maka dia menjadi orang munafik sejati, dan apabila salah satu sifat dari empat perkara tersebut ada pada dirinya, maka pada dirinya…
HR Muslim 88
Musnad sahabat yang banyak meriwayatkan hadits · Musnad Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash radhiallahuta'ala 'anhuma
"Beritahukanlah kepadaku tentang sifat Rasulullah Shallallahu 'Aliahi Wasallam yang terdapat dalam kitab Taurot." Ia berkata; "Baiklah, sesungguhnya sifat-sifat dalam taurot sama dengan sifat-sifatnya dalam Al Qur'an; "Hai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu u…
HR Ahmad 6333
Zakat · Penjelasan tentang al Manihah (unta yang dipinjam untuk diperah susunya)
"Terdapat empat puluh sifat, paling tinggi adalah memberikan kambing betina untuk diambil manfaat susu dan bulunya. Tidaklah seseorang melakukan salah satu sifat dari sifat-sifat tersebut karena mengharap pahalanya dan membenarkan apa yang dijanjikan kecuali …
HR Abu Daud 1433
Ensiklopedi HaditsDapatkan data terbaru terjemah, derajat, sanad di app