Hadits tentang Waktu seorang yang tidak safar dibolehkan menjamak shalat
Bab "Waktu seorang yang tidak safar dibolehkan menjamak shalat" dalam Kitab Waktu-waktu shalat, Sunan Nasa'i. 2 hadits.
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَدِينَةِ ثَمَانِيًا جَمِيعًا وَسَبْعًا …
"Aku shalat bersama Nabi Shallallahu'alaihi wasallam di Madinah delapan rakaat dengan menjama'nya, dan tujuh rakaat dengan menjama'nya, menyegerakan Ashar dan mengakhirkan Maghrib, serta menyegerakan Isya'."
HR Nasa'i 585
أَخْبَرَنِي أَبُو عَاصِمٍ خُشَيْشُ بْنُ أَصْرَمَ قَالَ حَدَّثَنَا حَبَّانُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا حَبِيبٌ وَهُوَ ابْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ هَرِمٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ صَلَّى …
dia shalat Zhuhur dan Ashar di Bashrah tanpa ada sesuatupun diantara keduanya, juga shalat Maghrib dan Isya tanpa ada sesuatupun diantara keduanya. Dia melakukan hal tersebut karena sibuk. Ibnu Abbas menyangka bahwa dia shalat Zhuhur dan Ashar di Madinah bers…
HR Nasa'i 586