←

Sunan Tirmidzi - 3787

No versi Maktabatu al Ma'arif Riyadh ada di app
Derajat
Lihat di app
Kitab
Budi pekerti yang terpuji
Bab
Biografi Jabirbin Abdullah radhiallahu 'anhuma

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ السَّرِيِّ عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ اسْتَغْفَرَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ الْبَعِيرِ خَمْسًا وَعِشْرِينَ مَرَّةً قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ وَمَعْنَى قَوْلِهِ لَيْلَةَ الْبَعِيرِ مَا رُوِيَ عَنْ جَابِرٍ مِنْ غَيْرِ وَجْهٍ أَنَّهُ كَانَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَبَاعَ بَعِيرَهُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاشْتَرَطَ ظَهْرَهُ إِلَى الْمَدِينَةِ يَقُولُ جَابِرٌ لَيْلَةَ بِعْتُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَعِيرَ اسْتَغْفَرَ لِي خَمْسًا وَعِشْرِينَ مَرَّةً وَكَانَ جَابِرٌ قَدْ قُتِلَ أَبُوهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ حَرَامٍ يَوْمَ أُحُدٍ وَتَرَكَ بَنَاتٍ فَكَانَ جَابِرٌ يَعُولُهُنَّ وَيُنْفِقُ عَلَيْهِنَّ وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَبَرُّ جَابِرًا وَيَرْحَمُهُ بِسَبَبِ ذَلِكَ هَكَذَا رُوِيَ فِي حَدِيثٍ عَنْ جَابِرٍ نَحْوَ هَذَا

Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Umar] telah menceritakan kepada kami [Bisyr bin As Sirri] dari [Hammad bin Salamah] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memohonkan ampunan untukku ketika lailatul ba'ir sebanyak dua puluh lima kali." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan shahih gharib." Sedangkan makna "Lailatal ba'ir" seperti apa yang diriwayatkan dari Jabir dari beberapa jalur, bahwa suatu ketika dia bepergian bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lantas dia menjual untanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, namun dia mensyaratkan supaya dapat menungganginya sampai tiba di Madinah, malam itu Jabir berkata; "Aku menjual untaku kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau memintakan ampun untuknya sebanyak dua puluh lima kali. Ayah Jabir yaitu Abdullah bin 'Amru bin Haram telah terbunuh pada Perang Uhud, dan meninggalkan beberapa anak perempuan, sedangkan Jabir adalah anak yang paling dewasa di antara mereka serta yang menafkahi mereka, karena hal itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berbuat baik dan mengasihi Jabir." Seperti inilah hadits yang diriwayatkan dari Jabir." (HR. Tirmidzi: 3787)

Versi web memakai data lama. Data lengkap beserta terjemah terbaru ada di aplikasi. Unduh Hadits Online ini.

Hadits terkait

Semua bab Tirmidzi
Bagian seperlima · Keberkahan harta orang-orang yang ikut berperang bersama Nabi ﷺ saat masih hidup dan setelah meninggalnya
"Apakah [Hisyam bin 'Urwah] bercerita kepada kalian dari [bapaknya] dari ['Abdullah bin Az Zubair], maka dia berkata; "Ketika Az Zubair terlibat dalam perang Unta, dia memanggilku, maka aku berdiri di sampingnya. Dia berkata; "Wahai anakku, ketahuilah bahwa t…
HR Bukhari 2897
Sisa musnad sahabat yang banyak meriwayatkan hadits · Musnad Jabir bin Abdullah radhiallahuta'ala 'anhu
"Janganlah kau datangi keluargamu dengan tiba-tiba!" (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata; saya menaiki untaku rupanya unta itu kelelahan. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata; sehingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dapat men…
HR Ahmad 13857
Sisa musnad sahabat yang banyak meriwayatkan hadits · Musnad Jabir bin Abdullah radhiallahuta'ala 'anhu
"Ketahuilah bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam menyuruh kalian agar jangan membawa korban perang dan agar menguburkannya pada tempat dia terbunuh." Lalu kami membawanya kembali, kami menguburnya di tempat keduanya terbunuh. Tatkala masa Khilafah Mu'awiyah …
HR Ahmad 14743
Musnad sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga · Musnad Ali bin Abu Thalib radhiallahu 'anhu
"Wahai Abdullah Bin Syaddad, apakah kamu jujur kepadaku tentang apa yang aku tanyakan kepadamu, kamu menceritakan kepadaku tentang suatu kaum yang diperangi oleh Ali?" Abdullah menjawab; "Mengapa aku tidak jujur kepadamu?" Aisyah berkata; "Maka ceritkanlah ke…
HR Ahmad 621
Shalat · Masjid-masjid yang terletak di jalan kota Madinah dan tempat-tempat dimana Nabi ﷺ pernah shalat di dalamnya
"Disana, di sebelah kanan jika kamu berdiri shalat di masjid itu. Masjid itu terletak di sebelah kanan jalan jika kamu berjalan menuju ke arah Makkah. Jarak masjid tersebut dengan masjid besar sejauh lemparan batu atau kurang lebihnya sekitar itu." A'abdullah…
HR Bukhari 462
Ensiklopedi HaditsDapatkan data terbaru terjemah, derajat, sanad di app