وَبِإِسْنَادِهِ هَذَا قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي قَدْ أَعْجَبَتْهُ جُمَّتُهُ وَبُرْدَاهُ إِذْ خُسِفَ بِهِ الْأَرْضُ فَهُوَ يَتَجَلْجَلُ فِيهَا إِلَى أَنْ تَقُومَ السَّاعَةُ
Masih seperti hadits sebelumnya dari [Abu Hurairah]. Dan dengan sanadnya ini ia berkata; Aku mendengar Abul Qasim shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketika seorang lelaki berjalan, ia merasa ta'ajub dengan baju dan selendang indahnya, lalu ia ditelan oleh bumi, dan ia akan tetap berguncang-guncang di dalam perut bumi hingga datang hari kiamat." (HR. Ahmad: 9651)