وَبِإِسْنَادِهِ هَذَا سَمِعْتُ أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ دَخَلَتْ امْرَأَةٌ النَّارَ فِي هِرٍّ أَوْ هِرَّةٍ رَبَطَتْهَا فَلَمْ تُطْعِمْهَا وَلَمْ تَسْقِهَا وَلَمْ تُرْسِلْهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ الْأَرْضِ
Masih seperti hadits sebelumnya dari [Abu Hurairah]. Dan dengan sanadnya ini, aku mendengar Abul Qasim shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang wanita masuk ke dalam neraka karena seekor kucing pejantan, -atau beliau mengatakan; - "Seekor kucing betina yang ia ikat, ia tidak memberinya makan dan minum, serta tidak melepaskannya sehingga dapat makan serangga bumi." (HR. Ahmad: 9652)