و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَأَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الصَّلَوَاتِ نَحْوًا مِنْ صَلَاتِكُمْ وَكَانَ يُؤَخِّرُ الْعَتَمَةَ بَعْدَ صَلَاتِكُمْ شَيْئًا وَكَانَ يُخِفُّ الصَّلَاةَ وَفِي رِوَايَةِ أَبِي كَامِلٍ يُخَفِّفُ
Dan telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Said] dan [Abu kamil Al Jahdari], keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Simak] dari [Jabir bin Samurah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dahulu sering mendirikan shalat seperti shalat kalian ini, beliau mengakhirkan shalat isya` beberapa saat setelah shalat kalian, dan beliau meringankan shalatnya." Dalam periwayatan Abu kamil disebutkan dengan redaksi "Beliau berulang kali meringankan shalat." (HR. Muslim: 1017)
Jabir b. Samura reported: The Messenger of Allah (may peace be upon him) used to observe prayers like your prayers, but he would delay the prayer after nightfall to a little after the time you observed it, and he would shorten the prayer. (Muslim: 1017)