حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ جُنْدَبًا قَالَ شَهِدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى يَوْمَ عِيدٍ ثُمَّ خَطَبَ ثُمَّ قَالَ مَنْ ذَبَحَ فَلْيُبَدِّلْ مَكَانَهَا وَمَنْ لَمْ يَكُنْ ذَبَحَ فَلْيَذْبَحْ بِاسْمِ اللَّهِ
Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Aswad bin Qais] mengatakan; aku mendengar [Jundab] mengatakan; aku ikut bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau shalat eid, kemudian beliau berpidato dan mengatakan: "Barangsiapa telah menyembelih (sebelum shalat ini), hendaklah ia menggantinya, dan barangsiapa yang belum menyembelih, hendaklah menyebut nama Allah." (HR. Bukhari: 6181)
Narrated Jundub: I witnessed the Prophet (ﷺ) offering the ʿEid prayer (and after finishing it) he delivered a sermon and said, "Whoever has slaughtered his sacrifice (before the prayer) should make up for it (i.e. slaughter another animal) and whoever has not slaughtered his sacrifice yet, should slaughter it by mentioning Allah's Name over it." (Bukhari: 6181)